Nasionalisem Gen Z: Mengibarkan Bendera di Insta Story

Penulis: Arkoun Nurqadar
Nasionalisme adalah paham atau kesadaran untuk mencintai bangsa dan tanah air sendiri secara mendalam. Nasionalisme kini beragam macam dan bentuknya, euphoria 17 Agustus merupakan waktu paling sering kita melihat rasa nasionalisme yang timbul dari serangkaian masyarakat.
Dimulai dari menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI dengan berbagai acara hingga yang paling rutin dilakukan ialah pemasangan bendera di rumah-rumah selama bulan Agustus, tak lupa pula dengan menyaksikan pengibaran Sang Saka Merah Putih.
Namun, seiring bergesernya zaman dan generasi demi generasi yang mengisi kemerdekaan ini memiliki begitu banyak inovasi yang entahsemakin menambah jiwa nasionalisme atau hanya sekedar ingin "dikatakan" nasionalis.
Ya,
tanggal 17 Agusutus dimasa ini penuh dengan kontroversi karena "Bendera Kini Tak Berkibar di halaman , Bendera Kini Berkibar di InstaStory".
Berbeda dari generasi sebelumnya yang mengekspresikan nasionalisme lewat simbol fisik (memasang bendera di depan rumah atau mengikuti upacara fisik), Gen Z menggunakan platform digital sebagai "alun-alun" tempat mereka membagikan identitas budaya dan rasa bangga berbangsa.
Kemerdekaan saat ini mayoritas di isi oleh Gen Z, sehingga timbul pertanyaan apakah Gen Z masih memiliki rasa nasionalisme akan kemerdekaan atau tidak. Mengibarkan bendera di insta story memang merupakan bentuk partisipasi kolektif yang instan, namun apakah mereka mengunggah hal tersebut karena rasa nasionalisme nya? ataukahhanya berlandaskan aspek "fomo" agar tidak ketinggalan dengan algoritma trend yang sedang berjalan sehingga hanya terfokus dan terjebak dalam estetika visual saja.
Mengunggah sana sini seakan paham akan isu dan tentang nasionalisme kemerdekaan namun hanya ingin mendapatkan pujian dan pengakuan. Karena sebagaimana zaman bergeser dan generasi lahir, mau bagaimanapun caranya kita memaknai nasionalisme kemerdekaan perlu dibarengi aksi nyata.
"TEKNOLOGI diciptakan untuk mempermudah, bukan untuk MENGIKIS rasa NASIONALISMEmu"
MERDEKAA!!!

Opini
Penjara tidak selalu memiliki tembok, jeruji, dan penjaga. Ada penjara yang tidak terlihat oleh mata, tetapi dapat dirasakan oleh mereka yang hidup di dalamnya. Penjara itu bernama ketimpangan, Penjara itu bernama kemiskinan, Penjara itu bernama ketakutan, Penjara itu bernama ketidakadilan dan penjara itu dapat semakin kuat ketika kekuasaan tidak lagi merasa perlu mendengar suara rakyat.

Opini
Jangan hanya bertanya apa yang sudah Indonesia berikan kepada kita. Tanyakan juga apa yang sudah kita berikan kepada Indonesia?

Opini
Karena gedung yang tinggi membutuhkan pondasi yang kuat, Begitu pula Indonesia.