Home
Beranda
Beranda
Tentang
Event
Artikel
Kepengurusan
Anggota

HMJ Farmasi

Wadah aspirasi dan pengembangan mahasiswa farmasi yang aktif, kreatif, edukatif, dan berakhlak mulia..

Menu

  • Beranda
  • Tentang
  • Artikel
  • Event
  • Kepengurusan

Hubungi Kami

  • Jl. H. M. Yasin Limpo No. 36, Gedung AB FKIK, lt.2, Romangpolong-Gowa
  • +6282351583049
  • hmjfarmasiuinam@gmail.com

© 2026 HMJ Farmasi.

Farmasi UIN Alauddin Makassar

Kembali ke Artikel
Opini

Bebas Berpendapat atau Bebas Berbuat?

Bebas Berpendapat atau Bebas Berbuat?

17 Agustus 2026
Bebas Berpendapat atau Bebas Berbuat?

Penulis: Muhammad Zaki Falih

Kebebasan Berpendapat yang Terbayangi Ketakutan: Ngomong kritik di medsos sekarang sering bikin waswas.

Ada pasal-pasal karet dan ancaman dilaporkan yang selalu mengintai entah itu buat aktivis, jurnalis, mahasiswa, sampai kita rakyat biasa. Kalau sekadar nuangin keresahan aja bisa berujung intimidasi atau urusan hukum, ya kebebasan berpendapat yang tertulis di undang-undang itu cuma jadi pajangan doang. Harusnya pemerintah berani menghapus pasal-pasal karet di aturan digital dan benar-benar melindungi orang yang mau bersuara. Kritik dari warga itu bahan evaluasi buat negara, bukan ancaman yang harus ditakuti.

Kritik: Pemerintah dan aparat masih terlalu gampang main lapor dan main tangkap cuma karena beda pendapat. Kalo tiap ada warga yang protes malah diintimidasi, ya jangan heran kalau kebebasan berpendapat cuma manis di kertas, tapi pahit di lapangan.

Semoga negeri ini makin adil bagi seluruh rakyatnya, bukan hanya aman bagi mereka yang berkuasa.

MERDEKA ATAU BEBAS UNTUK MEREKA?

Artikel Terkait

Histerektomi kemerdekaan; Ketika kemerdekaan kehilangan Rahim perjuangannya

Opini

Histerektomi kemerdekaan; Ketika kemerdekaan kehilangan Rahim perjuangannya

“Kemerdekaan seharusnya menjadi ruang bagi sebuah bangsa untuk menetukan nasibnya sendiri, ia lahir dari perjuangan, pengorbanan, air mata bahkan nyawa yang dipertaruhkan oleh mereka yang percaya bahwa bangsa ini berhak berdiri diatas kakinya sendiri”.

Alprazolam di Antara Perayaan dan Realitas

Opini

Alprazolam di Antara Perayaan dan Realitas

Setiap bulan Agustus, Indonesia menjalani ritual check-up tahunan ala pasien BPJS rutin antre setahun sekali hanya untuk memperpanjang klaim statusnya yang masih "merdeka."

MEREKA MER(D)EKA: Cermin Negara

Opini

MEREKA MER(D)EKA: Cermin Negara

Apa sebenarnya arti dari Merdeka?