Home
Beranda
Beranda
Tentang
Event
Artikel
Kepengurusan
Anggota

HMJ Farmasi

Wadah aspirasi dan pengembangan mahasiswa farmasi yang aktif, kreatif, edukatif, dan berakhlak mulia..

Menu

  • Beranda
  • Tentang
  • Artikel
  • Event
  • Kepengurusan

Hubungi Kami

  • Jl. H. M. Yasin Limpo No. 36, Gedung AB FKIK, lt.2, Romangpolong-Gowa
  • +6282351583049
  • hmjfarmasiuinam@gmail.com

© 2026 HMJ Farmasi.

Farmasi UIN Alauddin Makassar

Kembali ke Artikel
Pos

Warisan Pengobatan Bugis Kuno “Lasa Makkunrai” dipresentasikan dalam Konferensi Internasional di Thailand

HMJ Farmasi UINAM

hmjfarmasiuinam@gmail.com

22 Agustus 2025
Warisan Pengobatan Bugis Kuno “Lasa Makkunrai” dipresentasikan dalam Konferensi Internasional di Thailand

Warisan Pengobatan Bugis Kuno “Lasa Makkunrai” dipresentasikan dalam Konferensi Internasional di Thailand

By kemafar.org Agustus 22, 2025

Phitsanulok, 20 Agustus 2025 — Junaedi, Demisioner Ketua HMJ Farmasi Priode 2020-2021 Universitas Islam negeri Alauddin Makassar, tampil sebagai perwakilan Indonesia dalam Consortium for Globalization of Chinese Medicine (CGCM) di Phitsanulok, Thailand. Pada forum internasional bergengsi ini, ia mempresentasikan penelitian tentang Lontara Pabbura, naskah pengobatan kuno Bugis yang memuat pengetahuan tradisional dalam menangani berbagai penyakit, khususnya “Lasa Makkunrai”.

Lontara Pabbura merupakan warisan budaya masyarakat Bugis yang telah berusia ratusan tahun. Naskah ini mencatat resep dan teknik pengobatan tradisional, termasuk untuk penyakit “Lasa Makkunrai” yang diartikan sebagai gangguan kesehatan reproduksi perempuan. Di dalamnya, dijelaskan gejala serta metode terapi menggunakan berbagai tanaman obat lokal.

Dalam presentasinya, Kakanda junaedi Demisioner ketua HMJ farmasi priode 2020-2021 UINAM menguraikan tanaman yang digunakan, cara pengolahan, hingga teknik pemberian obat sebagaimana tercatat dalam naskah. Ia menekankan pentingnya pelestarian pengetahuan tradisional ini agar tidak hilang, sekaligus membuka peluang integrasi dengan pengobatan herbal modern.

Konferensi internasional tersebut menghadirkan pakar, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara yang berbagi inovasi pengobatan alami. Sebagai satu-satunya delegasi dari Indonesia, Kakanda junaedi Demisioner ketua HMJ farmasi priode 2020-2021 UINAM memperoleh kesempatan emas memperkenalkan kekayaan tradisi pengobatan Bugis yang jarang dikenal di tingkat global.

Presentasi tersebut mendapat perhatian peserta konferensi dan memicu diskusi tentang relevansi Lontara Pabbura dalam pengembangan pengobatan herbal, khususnya terkait kesehatan reproduksi perempuan. Ini menjadi tahun kedua Kakanda junaedi Demisioner ketua HMJ farmasi priode 2020-2021 UINAM mengikuti forum serupa; tahun lalu ia juga berpartisipasi di CGCM yang diselenggarakan di China.

Selain menempuh pendidikan pascasarjana, Kakanda junaedi Demisioner ketua HMJ farmasi priode 2020-2021 UINAM aktif sebagai anggota Tamalanrea Science and Research Center, komunitas yang bergerak dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan potensi lokal, termasuk pengobatan tradisional.

Kakanda junaedi Demisioner ketua HMJ farmasi priode 2020-2021 UINAM berharap penelitian ini dapat membuka jalan bagi kolaborasi internasional dalam mengkaji lebih dalam naskah-naskah pengobatan kuno Nusantara. Ia juga berharap agar generasi muda semakin bangga dan peduli melestarikan warisan leluhur, sehingga pengobatan tradisional Bugis tidak hanya menjadi peninggalan sejarah, tetapi juga bagian penting dari solusi kesehatan masa depan.

Tags:

KEMAFARFarmasiUIN Alauddin

Artikel Terkait

Merdeka untuk Berbeda, atau Hanya Merdeka untuk Mengikuti?

Pos

Merdeka untuk Berbeda, atau Hanya Merdeka untuk Mengikuti?

apakah saya benar-benar sedang menggunakan kebebasan saya untuk berpendapat?

NEXTA :”next generation training and assesment”

Pos

NEXTA :”next generation training and assesment”

Next Generation Training and Assessment (NEXTA) merupakan program kerja Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Farmasi UIN Alauddin Makassar yang berfokus pada pembinaan, pelatihan, dan evaluasi kader. Melalui rangkaian kegiatan yang edukatif dan kolaboratif, NEXTA menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi, kepemimpinan, serta kesiapan anggota dalam menjalankan peran organisasi secara profesional dan berintegritas.

Lulus dalam 3 Tahun 4 Bulan, Regita Cahyani Buktikan Mahasiswa Farmasi Mampu Berprestasi di Berbagai Bidang

Pos

Lulus dalam 3 Tahun 4 Bulan, Regita Cahyani Buktikan Mahasiswa Farmasi Mampu Berprestasi di Berbagai Bidang

Lulus hanya dalam 3 tahun 4 bulan 25 hari dengan predikat cumlaude (IPK 3,88), Regita Cahyani, S.Farm. membuktikan bahwa mahasiswa Farmasi mampu mengukir prestasi di berbagai bidang. Melalui dedikasi dalam akademik, penelitian, organisasi, kompetisi, hingga pengabdian, Regita menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkembang, berprestasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia kefarmasian dan masyarakat.