Peduli Kesehatan Masyarakat di Tengah Ancaman Kabut Asap, HMJ Farmasi UIN Alauddin Makassar Berkolaborasi dengan HMJ Farmasi Poltekkes Kemenkes Makassar Bagikan 550 Masker Gratis dan Gelar Edukasi DAGUSIBU

GOWA, KEMAFAR.ORG - Sebagai bentuk
kepedulian terhadap kesehatan masyarakat, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Farmasi UIN Alauddin Makassar berkolaborasi dengan HMJ Farmasi Poltekkes Kemenkes Makassar melaksanakan kegiatan edukasi kesehatan melalui sosialisasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang Obat dengan Benar) serta pembagian 550 masker gratiskepada masyarakat dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di Kota Makassar, Minggu, 1 November 2026.
Dalam keterangan tertulis, Minggu (01/11/26), Ketua HMJ Farmasi UIN Alauddin Makassar, Iman, menjelaskan kegiatan yang diinisiasi oleh HMJ Farmasi UIN Alauddin Makassar ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa farmasi terhadap kesehatan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan diri dan orang lain serta cerdas menggunakan obat. Sebagai salah satu bentuk aksi preventif, sebanyak 550 masker dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang beraktivitas di area CFD.
Melalui aksi ini, mahasiswa berupaya mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap perlindungan diri dan memperhatikan kualitas udara di lingkungan sekitar. Selain pembagian masker, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi DAGUSIBU yang disampaikan secara langsung kepada masyarakat. Edukasi mencakup empat prinsip utama pengelolaan obat, yaitu mendapatkan obat melalui sarana pelayanan kefarmasian resmi, menggunakan obat sesuai aturan, menyimpan obat dengan tepat, serta membuang obat yang sudah tidak layak digunakan secara aman.
Penyampaian materi dilakukan secara komunikatif dan interaktif dengan menyambangi masyarakat di sepanjang area CFD. Pendekatan ini bertujuan agar informasi kesehatan dapat diterima dengan lebih mudah dan mendorong masyarakat untuk menerapkanprinsip DAGUSIBU dalam kehidupan sehari-hari.
Kolaborasi antara HMJ Farmasi UIN Alauddin Makassar dan HMJ Farmasi Poltekkes Kemenkes Makassar menjadi wujud sinergi antarmahasiswa farmasi dalam memperluas kontribusi di bidang kesehatan masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menjadi implementasi peran Divisi Eksternal dalam membangun hubungan kolaboratif dengan pihak eksternal melalui program kerja External Relation.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengelolaan obat yang benar serta perlindungan kesehatan diri dan lingkungan. Sebab, menjaga kesehatan bukan hanya tentang mengobati penyakit, tetapi juga tentang melakukan langkah pencegahan sebelum risiko kesehatan terjadi.

Pos
apakah saya benar-benar sedang menggunakan kebebasan saya untuk berpendapat?

Pos
Next Generation Training and Assessment (NEXTA) merupakan program kerja Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Farmasi UIN Alauddin Makassar yang berfokus pada pembinaan, pelatihan, dan evaluasi kader. Melalui rangkaian kegiatan yang edukatif dan kolaboratif, NEXTA menjadi wadah untuk meningkatkan kompetensi, kepemimpinan, serta kesiapan anggota dalam menjalankan peran organisasi secara profesional dan berintegritas.

Pos
Lulus hanya dalam 3 tahun 4 bulan 25 hari dengan predikat cumlaude (IPK 3,88), Regita Cahyani, S.Farm. membuktikan bahwa mahasiswa Farmasi mampu mengukir prestasi di berbagai bidang. Melalui dedikasi dalam akademik, penelitian, organisasi, kompetisi, hingga pengabdian, Regita menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkembang, berprestasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi dunia kefarmasian dan masyarakat.